Kamis, 06 Juni 2013

Syarat Agar Dapat Membangun Rasa Percaya Diri

SEMANGAT HIDUP

Syarat Agar Dapat Membangun Rasa Percaya Diri

Sekedar sharing soal percaya diri. Apa jadinya jika tak memiliki percaya diri? 
Maka saatnya mengubur jauh-jauh semua mimpi. Tak ada gunanya Anda punya harapan tinggi jika harus dilalui tanpa rasa percaya diri. Sebaliknya sesulit apapun mimpi itu, jika Anda yakin dan percaya untuk meraihnya maka jalan telah terbuka dan bersiaplah menghadang badai dengan gentar dan penuh keberanian. 
Jika memang susah bagi Anda untuk menjadikan percaya diri sebagai modal peraih asa dan mimpi, jangan khawatir dan jangan menyerah dahulu. Saatnya memulai dari bawahguna memupuk keberanian dan tekad. Karena pada dasarnya, butuh perjuangan yang berlandaskan rasa percaya diri untuk meraihnya. Jadi apa saja syarat-syaratnya? 

Positive thinking 
Jika sukar bagi Anda untuk langsung percaya akan meraihnya. Maka hal pertama untuk memulai menjadi percaya diri adalah berpikir dan cukup percaya saja dengan sesuatu yang bersifat positif. Keberanian itu dimulai dari sebuah kepercayaan. jika Anda jatuh dan gagal, setidaknya hal tersebut menjadi koreksi dan akan tercantum dalam album kenangan yang bernama pengalaman.

Kegagalan hanya sebuah cambuk kecil dan peringatan. Yang penting dan yang perlu dilakukan adalah cukup percaya bahwa sesuatu yang baik telah menunggu Anda dengan demikian kegagalan tak akan terasa pahit dan mengerikan. 
Keberanian 
Berani untuk mengambil resiko, berani untuk maju, dan berani untuk bertanggung jawab. Tak ada pilihan bagi Anda selain harus memulainya. Itulah mengapa keberanian menjadi pelecut kepercayaan diri. Hanya saja keberanian akan menjadi kebodohan jika Anda bertindak tanpa berpikir. 

Anda perlu perhitungan yang matang didukung bukti dan fakta. Jadi ketika data itu sudah ada dalam genggaman berikut bumbu positive thinking, maka tinggal sedikit lagi rasa percaya diri itu datang. 

Cinta 
Disini, cinta berarti sangat luas. Bukan hanya melulu kehidupan keluarga dan cinta dengan lawan jenis. Cinta disini lebih termakna dengan ruang lingkup pada umumnya. Cinta dan ketulusan terhadap sesama akan menjadi bibit utama mengapa rasa percaya itu ada. 

Misalnya harapan Anda ingin membuka sebuah panti asuhan karena dasar cinta pada sesama. Diimbangi dengan prasangka baik dan optimisme perencanaan dan keberanian untuk berjuang. Cinta bisa menjadi landasan percaya diri itu ada. Dan cinta lah obat terbaik mengatasi kegagalan. Kegagalan dapat dipulihkan lagi dengan cinta. Karena cinta dan ketulusan juga punya andil dalam keberanian dan keberanian menjadi bahan bakar dalam sebuah rasa percaya diri.

Manusia lahir dengan mimpi dan ambisi. 
Dan semua harus diraih dengan bekal kepercayaan untuk berhasil. Apalah arti semua mimpi jika Anda hanya terpaku dan memandangnya saja. Tak akan ada untungnya berdiam diri. Sudah saatnya Anda yakin dan memulainya kembali. Sekalipun dari awal, sekalipun bermula dari mimpi kembali. Tapi percayalah, bermimpi saja adalah bagian dari rasa percaya itu sendiri, tinggal tambahkan modal untuk menjadi percaya diri dan berjuang menentang badai demi meraihnya. Semoga berhasil. (fdh)

Pengertian Kepercayaan Diri Kepercayaan Diri. Dalam bahasa gaul harian, pede yang kita maksudkan adalah percaya diri. Semua orang sebenarnya punya masalah dengan istilah yang satu ini. Ada orang yang merasa telah kehilangan rasa kepercayaan diri di hampir keseluruhan wilayah hidupnya. Mungkin terkait dengan soal krisis diri, depresi, hilang kendali, merasa tak berdaya menatap sisi cerah masa depan, dan lain-lain. Ada juga orang yang merasa belum pede/percaya diri dengan apa yang dilakukannya atau dengan apa yang ditekuninya.





Ada juga orang yang merasa kurang percaya diri ketika menghadapi situasi atau keadaan tertentu. Berdasarkan praktek hidup, kita bisa mengatakan bahwa yang terakhir itu normal dalam arti dialami oleh semua manusia.

Pengertian Percaya Diri

Sebenarnya apa sih yang kita maksudkan dengan istilah pede/percayadiri itu?
Percaya diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Orang yang percaya diri yakin atas kemampuan mereka sendiri serta memiliki pengharapan yang realistis, bahkan ketika harapan mereka tidak terwujud, mereka tetap berpikiran positif dan dapat menerimanya.
Menurut Thantaway dalam Kamus istilah Bimbingan dan Konseling (2005:87), percaya diri adalah kondisi mental atau psikologis diri seseorang yang memberi keyakinan kuat pada dirinya untuk berbuat atau melakukan sesuatu tindakan. Orang yang tidak percaya diri memiliki konsep diri negatif, kurang percaya pada kemampuannya, karena itu sering menutup diri.

Macam-Macam Percaya Diri

Kalau melihat ke literatur lainnya, ada beberapa istilah yang terkait dengan persoalan pede/percaya diri yaitu ada empat macam, yaitu :
  1. Self-concept : bagaiman Anda menyimpulkan diri anda secara keseluruhan, bagaimana Anda melihat potret diri Anda secara keseluruhan, bagaimana Anda mengkonsepsikan diri anda secara keseluruhan.
  2. Self-esteem : sejauh mana Anda punya perasaan positif terhadap diri Anda, sejauhmana Anda punya sesuatu yang Anda rasakan bernilai atau berharga dari diri Anda, sejauh mana Anda meyakini adanya sesuatu yang bernilai, bermartabat atau berharga di dalam diri Anda.
  3. Self efficacy : sejauh mana Anda punya keyakinan atas kapasitas yang Anda miliki untuk bisa menjalankan tugas atau menangani persoalan dengan hasil yang bagus (to succeed). Ini yang disebut dengan general self-efficacy. Atau juga, sejauhmana Anda meyakini kapasitas anda di bidang anda dalam menangani urusan tertentu. Ini yang disebut dengan specific self-efficacy.
  4. Self-confidence: sejauhmana Anda punya keyakinan terhadap penilaian Anda atas kemampuan Anda dan sejauh mana Anda bisa merasakan adanya “kepantasan” untuk berhasil. Self confidence itu adalah kombinasi dari self esteem dan self-efficacy (James Neill, 2005)
Berdasarkan paparan tentang percaya diri, kita juga bisa membuat semacam kesimpulan bahwa percaya diri adalah kondisi mental atau psikologis seseorang, dimana individu dapat mengevaluasi keseluruhan dari dirinya sehingga memberi keyakinan kuat pada kemampuan dirinya untuk melakukan tindakan dalam mencapai berbagai tujuan di dalam hidupnya.
Akibat Kurang Percaya Diri
Ketika ini dikaitkan dengan praktek hidup sehari-hari, orang yang memiliki kepercayaan diri rendah atau telah kehilangan kepercayaan, cenderung merasa / bersikap sebagai berikut :
a. Tidak memiliki sesuatu (keinginan, tujuan, target) yang diperjuangkan secara sungguh sungguh.
b. Tidak memiliki keputusan melangkah yang decissive (ngambang)
c. Mudah frustasi atau give-up ketika menghadapi masalah atau kesulitan
d. Kurang termotivasi untuk maju, malas-malasan atau setengah-setengah
e. Sering gagal dalam menyempurnakan tugas-tugas atau tanggung jawab (tidak optimal)
f. Canggung dalam menghadapi orang
g. Tidak bisa mendemonstrasikan kemampuan berbicara dan kemampuan mendengarkan yang meyakinkan
h. Sering memiliki harapan yang tidak realistis
i. Terlalu perfeksionis
j. Terlalu sensitif (perasa)
Sebaliknya, orang yang mempunyai kepercayaan diri bagus, mereka memiliki perasaan positif terhadap dirinya, punya keyakinan yang kuat atas dirinya dan punya pengetahuan akurat terhadap kemampuan yang dimiliki. Orang yang punya kepercayaan diri bagus bukanlah orang yang hanya merasa mampu (tetapi sebetulnya tidak mampu) melainkan adalah orang yang mengetahui bahwa dirinya mampu berdasarkan pengalaman dan perhitungannya.

1 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...