Kamis, 29 Januari 2015

Kata Bijak Tentang Bisnis Keuangan Dari Warren Buffett

Inspirasi 

Kata Bijak Tentang Bisnis Keuangan Dari Warren Buffett


Kata Bijak Tentang Bisnis Keuangan Dari Warren Buffett. 
Warren buffett adalah investor yang paling kesohor sepanjang masa dan diakui kepiawaiannya dalam menghasilkan uang melalui penanaman modal di pasar saham amerika selama bertahun-tahun. 

Warren Buffett KU Visit.jpgKehebatan warren buffett sendiri adalah hasil dari keteguhan dan prinsip bisnis yang selalu ia pegang dimana beliau selalu melawan arus dengan investor kebanyakan namun dengan hasil yang lebih baik dan hal ini ia lakukan sepanjang karirnya selama bertahun-tahun di wall strett. Warren buffet sendiri dikenal sebagai pribadi yang bijak dan menerapkan pola hidup sederhana yang sangat berbanding terbalik dengan kondisi finansialnya yang menurut berbagai editor keuangan berada pada jajaran manusia paling kaya di planet ini.

<<<<<<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Nah, simak beberapa wejengan kata kata bijak warren buffett berikut ini sebagai motivasi dan inspirasi terutama untuk pengusaha muda yang ingin sukses di bidang investasi saham, kata kata bijak beliau berikut ini perlu menjadi refleksi untuk kita semua.

Kata Bijak Tentang Bisnis Keuangan 
Dari Warren Buffett

  •  “Tujuan seseorang mestinya mengerjakan suatu hal dengan benar, cepat, baik, dan tuntas… masalah Anda tidak akan membaik dengan sendirinya.”
  • “Risiko muncul karena Anda tidak tahu apa yang Anda kerjakan.”
  •  “Dalam dunia bisnis, kaca spion selalu lebih jelas daripada kaca depan.”
  • “Baru ketika air pasang surut, Anda akan menemukan siapa yang berenang dalam keadaan telanjang.”
  •  “Rantai kebiasaan terlalu ringan untuk dirasakan, namun terlalu berat untuk dihancurkan.”
  • “Anda hanya perlu mengerjakan beberapa hal yang tepat dalam hidup Anda, asalkan Anda tidak mengerjakan banyak hal yang salah.”
  •  “Sepertinya ada sifat buruk manusia yang senang mempersulit hal-hal yang mudah.”
  • “Kerjakan atau mati.”
  •  “Hanya dengan menggabungkan kecerdasan berpikir dengan disiplin emosional, Anda akan mendapatkan perilaku yang rasional.” “Barangkali ada solusi-solusi lain yang lebih masuk akal daripada solusi saya, namun berkhayal – dan biasanya diiringi dengan mengisap jempol – tidak termasuk di dalamnya.”  “Saya tidak pernah mencoba memperoleh banyak uang di bursa saham. Saya berasumsi bahwa bursa itu bisa ditutup pada keesokan harinya dan tidak dibuka lagi selama lima tahun.”
  • “Saya tidak mau melompati palang 7 kaki. Saya akan mencari palang 1 kaki yang bisa saya langkahi.”
  •  “Ketika sebuah tim manajemen dengan reputasi cemerlang mengerjakan sebuah bisnis dengan reputasi buruk, reputasi bisnis itulah yang akan selalu diingat.”
  • “Banyak hal yang Anda lakukan ketika kesempatan datang. Saya pernah mengalami masa-masa ketika ide membanjiri saya, dan saya pun pernah mengalami masa-masa kering yang panjang. Jika saya mendapatkan ide minggu depan, saya akan berbuat sesuatu. Jika tidak, saya tidak akan melakukan apa-apa.”
  •  “Kami percaya bahwa memberi nama “investor” untuk lembaga-lembaga yang aktif berdagang adalah bagaikan menyebut seseorang yang berulang kali melakukan kencan semalam orang yang romantis.”
  • “Risiko adalah bagian dari rencana Tuhan, serupa bagi manusia dan negara.”
  •  “Mengapa Anda tidak menginvestasikan aset Anda dalam perusahaan yang benar-benar Anda sukai? Sebagaimana yang dikatakan Mae West,”Terlalu banyak hal baik yang bisa sangat mengejutkan.”
  • “Merek unggulan Anda sebaiknya memiliki keistimewaan, kalau tidak, Anda tidak akan berhasil dalam bisnis tersebut.”
  •  “Diperlukan waktu 20 tahun untuk membangun sebuah reputasi dan lima menit untuk menghancurkannya. Kalau Anda merenungkan hal itu, tindakan Anda akan berbeda.”
  • “Waktu adalah teman bagi perusahaan yang sangat bagus, musuh bagi perusahaan yang setengah-setngah.”
  •  “Lebih baik bergaul dengan orang-orang yang lebih baik daripada Anda… Pilih rekan kerja yang perilakunya lebih baik daripada Anda dan Anda akan terbawa ke arah itu.”
  • “Anda telah ditugaskan dalam perang yang tidak dimulai oleh Anda, curahkan perhatian pada pelanggan Anda dan pemimpin anak buah Anda seolah nyawa mereka tergantung pada kesuksesan Anda.”
  •  “Saya pernah diberitahu bahwa dalam mencari karyawan, Anda perlu melihat tiga kualitas: integritas, inteligensi, dan energi. Jika kualitas yang pertama tidak ada, dua yang lain akan menghancurkan Anda. Setelah dipikir-pikir, pendapat ini benar. Jika Anda mempekerjakan seseorang tanpa kualitas yang pertama, artinya Anda ingin orang itu tolol dan malas.”
  • “Jangan sekali-kali berinvestasi dalam bisnis yang tidak Anda pahami.”
  •  “Kesempatan besar investasi dapat terjadi ketika perusahaan-perusahaan yang baik ditekan oleh situasi yang tidak biasa sehingga terdapat kesalahan penilaian harga sahamnya.”
  • “Risiko dapat berkurang banyak dengan berkonsentarsi hanya pada beberapa saham.”
  •  “Kalau Anda tidak dapat mengamati harga saham Anda merosot hingga 50% tanpa menjadi panik, Anda sebaiknya tidak bermain bursa saham.”
  • “Optimismelah yang menjadi musuh pembeli yang rasional.”
  •  “Kemampuan untuk mengatakan “tidak” adalah keuntungan yang luarbiasa bagi seorang investor.”
  • “Kesuksesan dapat dikaitkan dengan ketidakaktifan. Sebagian besar investor tidak dapat menahan godaan untuk terus menerus membeli dan menjual.”
  •  “Letargi, yang mendekati kemalasan, sebaiknya tetap menjadi landasan dalam berinvestasi.”
  • “Investor harus bertindak seolah dia memiliki kartu gesek yang berlaku seumur hidup dengan jatah gesekan sebanyak dua puluh kali.”
  •  “Bisakah Anda menjelaskan kepada seekor ikan bagaimana rasanya berada di daratan sepadan dengan seribu tahun penjelasan, dan satu hari menjalankan bisnis memiliki nilai yang tepat sama.”
  • “Entah kenapa, investor bertindak dengan berpedoman pada harga saham dan bukan nilainya. Yang tidak tepat adalah ketika Anda mengerjakan sesuatu yang tidak Anda pahami atau meniru orang lain karena hal itu berjalan baik padanya minggu sebelumnya. Pertimbangan paling tolol di dunia adalah membeli saham karena harganya meningkat.”
  •  “Kebanyakan orang tertarik pada saham ketika orang-orang lain tertarik pada saham itu. Waktu yang tepat untuk tertarik pada saham adalah ketika orang lain tak tertarik padanya. Anda tidak mungkin membeli apa yang sedang populer dan meraih banyak keuntungan dari saham tersebut.”
  • “Sukses berinvestasi tidak ada hubungannya dengan IQ. Jika IQ Anda di atas 25. Jika IQ Anda biasa-biasa saja, yang Anda perlukan adalah watak untuk mengontrol emosi yang sering kali menjatuhkan orang-orang dalam berinvestasi.”
  •  “Anda benar atau salah bukan karena orang-orang sependapat dengan Anda. Anda benar karena fakta dan pertimbangan Anda benar – dan itulah satu-satunya hal yang membuat Anda benar. Jika fakta dan pertimbangan Anda benar, Anda tidak perlu mencemaskan pendapat orang lain.” “Kualitas paling penting bagi seorang investor adalah watak, bukan kecerdasan… Anda memerlukan watak yang tidak menjurus pada pendapat umum atau bertentangan dengan pendapat umum.”
  •  “Masa depan tidak pernah jelas, dan Anda membayar harga yang sangat tinggi di bursa saham untuk sebuah kesepakatan yang menggembirakan. Ketidakpastian adalah teman dari pembeli saham jangka panjang.”
  • “Jika Anda paham benar suatu bisnis dan masa depan bisnis tersebut, batas keamanan yang Anda butuhkan mungkin tidak terlalu besar. Jadi, semakin lemah bisnis itu, dengan berasumsi Anda masih ingin berinvestasi di dalamnya, semakin besar batas keamanan yang Anda butuhkan. Jika Anda mengendarai sebuah truk di atas jembatan yang konon dapat menampung beban 5.000 kg dan kendaraaan yang Anda kendarai beratya 4.900 kg, jika jembatannya terletak 15 sentimeter di atas celah yang ditutupinya, Anda mungkin merasa aman, tetapi jika jembatan itu berada di Grand Canyon, Anda mungkin menginginkan batas keamanan yang lebih besar.”  “Anda mestinya mampu menjelaskan mengapa Anda mengambil pekerjaan Anda sekarang, mengapa Anda berinvestasi, atau apa pun itu. Dan jika Anda tidak bisa menuliskannya di atas kertas, lebih baik Anda berpikir ulang. Dan jika Anda tidak bisa menuliskan jawaban yang cerdas untuk pertanyaan-pertanyaan itu, jangan lakukan apa pun.”
  • “Manajer yang berkutat dalam masalah-masalah akuntansi tidak boleh lupa salah satu teka-teki favorit Abraham Lincoln:”Berapa jumlah kaki yang dimiliki seekor anjing jika ekornya disebut kaki?” Jawabannya adalah:”Empat, karena ekor yang disebut kaki takkan membuatnya menjadi kaki.”
  •  “Kecepatan pengakuan kesuksesan sebuah bisnis tidaklah terlalu penting asalkan nilai intrinsik perusahaan itu meningkat secara memuaskan. Malah, pengakuan yang tertunda bisa menjadi keuntungan: Kita bisa mendapatkan peluang untuk membeli barang yang bagus dalam jumlah yang lebih banyak dengan harga yang sangat murah.”
  • “Sepanjang hari Anda menunggu lemparan yang Anda sukai, lalu ketika para penjaga sedang lengah, Anda masuk dan memukul bolanya.”
  •  “Jika kebetulan Anda beraqda dalam sebuah kapal yang bocor, energi yang dicurahkan untuk berganti kapal mungkin akan lebih produktif daripada energi yang dicurahkan untuk menambal kebocoran.”
  • “Sekolah-sekolah bisnis lebih menghargai perilaku yang kompleks dan rumit daripada perilaku yang sederhana, namun perilaku sederhana lebih efektif.”
  •  “Lihat fluktuasi pasar sebagai teman dan bukan sebagai musuh, ambil pelajaran dari kebodohan, bukan ikut-ikutan berada di dalamnya.”
  • “Investor hari ini tidak mendapat keuntungan dari pertumbuhan kemarin.”

Sabtu, 05 Juli 2014

Hal Yang Sering Bikin Orang Gagal


Hal Yang Sering Bikin Orang Gagal

Hal Yang Sering Bikin Orang Gagal
Kegagalan merupakan kunci dari sebuah kesuksesan. Setiap orang tentunya pernah gagal, tak terkecuali orang hebat yang memiliki bakat luar biasa. 

Namun yang terpenting dari setiap kegagalan yang Anda temui adalah bagaimana bangkit dari kegagalan yang dialami.

Kesuksesan tidak akan pernah datang sendiri, tapi datang kepada orang-orang yang belajar dari kesalahannya. Mereka mengembangkan pemikiran dan kesalahan yang dia buat.

Dilansir dari Business Insider, Sabtu (28/6/2014), 
berikut tiga hal yang sering menyebabkan kegagalan:

1. Tidak Bergaul dengan Orang Lain
Orang sukses adalah yang memiliki hubungan yang baik dengan banyak orang. Teman akan membantu dan mendorong Anda untuk mencapai kesuksesan.

Langkah pertama yang dilakukan agar orang-orang tersebut menyukai Anda yaitu Anda mesti menyukai mereka terlebih dahulu. Kuncinya adalah tulus saat menjalin relasi dengan orang lain karena orang bisa dengan mudah membedakan kebohongan dan yang benar-benar tulus.

2. Menyerah Saat Temui Kesulitan
Banyak orang mengalami kegagalan karena mereka menyerah saat menemui hal sulit. Padahal, seorang penemu Thomas Alva Edison telah menemui kesulitan yang tak terhitung banyaknya sebelum lampu pijar yang sekarang digunakan oleh umat manusia.

3. Menunda-nunda
Banyak alasan orang untuk menunda-nunda dalam meraih kesuksesan. Entah itu takut karena tidak sanggup meraih ambisi diri sendiri atau karena malu.  Orang sukses tentu tidak memiliki ketakutan dengan hal ini. Dia sanggup membuat keputusan terhadap semua hal setelah memiliki jumlah informasi yang cukup. (Amd/Ndw)


/// Sumber : ////  

Senin, 30 Juni 2014

KALIMAT KALIMAT UNTUK MEMBANGUN SEMANGAT BARU


KALIMAT KALIMAT UNTUK MEMBANGUN SEMANGAT BARU

Jangan takut untuk bermimpi. Mimpi lah setinggi-tingginya
Work Smarter NOT Harder
Work Smarter NOT Harder
Dont’t Compare Yourself To Others Or Their Work Just Do Your Thing
The Best Way To Predict The Future is To Create It – Abraham Lincoln
Dont Let Others Define Your Success
Champions Train Losers Complain

TIPS SUKSES, CERDAS SIASATI PERBEDAAN GENERASI DI KANTOR


TIPS SUKSES, CERDAS SIASATI PERBEDAAN GENERASI DI KANTOR

TIPS SUKSES, CERDAS SIASATI PERBEDAAN GENERASI DI KANTOR

xy111
Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam kehidupan dunia karier saat ini bisa ditemukan 2 generasi berbeda, Gen X dan Gen Y. Lantas, apa yang jadi perbedaan mendasar dari 2 generasi tersebut? Dan bagaimana pandangan perusahaan menilai Gen Y saat ini? Bocoran berikut bisa menjadi tips sukses buat kariermu.
Gen Y, istilah yang digunakan untuk menyebut satu generasi tertentu ini sudah tidak lagi asing di telinga, terutama di dunia karier. Generasi Y atau yang biasa disebut Gen Y, biasanya digunakan untuk menyebut generasi yang lahir pada tahun 1985 ke atas, terutama mereka yang lahir pada tahun 90-an. Munculnya gapantara Gen Y dan generasi sebelumnya, Gen X, pun tidak jarang menimbulkan konflik tersendiri dalam berkarier. Penilaian suatu perusahaan dalam memandang perbedaan gap ini bisa menjadi tips suksesmu dalam meniti karier.
Siapa yang termasuk dalam kelompok Gen Y?
Anung Anindita seorang GM Strategy & Planning dari Trakindo, sebagai orang dari Gen X dari satu perusahaan besar, memberikan pendapatnya tentang sebuah perusahaan menilai Gen Y. “Beberapa pendapat mengatakan bahwa Gen Y adalah mereka yang lahir pada tahun 1985 ke atas, antara Gen X dan Gen Y biasanya hanya berbeda 10 tahun. Secara jelas, memang ada perbedaan antara Gen Y dan Gen x. Karena lahir dan berkembang di era teknologi, Gen Y biasanya memang sangat erat berhubungan dengan teknologi dan internet. Bisa jadi, saat kali pertama masuk kerja, hal yang menjadi pertanyaan mereka adalah seputar fasilitas teknologi yang mungkin mereka dapat,” ujar Anung Anindita dalam sebuah talkshow di acara  Karier Fair.
Gen Y Career
Tentu, kehidupan Gen Y seperti ini memiliki keuntungan tersendiri untuk mereka yang digolongkan ke dalam Gen Y. “Gen Y cenderung multitasking dan tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini perusahaan mencari dan memang harus mempekerjakan orang-orang yang berasal dari Gen Y. Dan menurut saya, Gen Y adalah orang-orang yang bisa berpikir lebih luas lagi, secara global dan internasional yang pasti akan membawa kemajuan untuk perusahaan,” Anung berpendapat.
Selain itu, Anung juga berpendapat bahwa anugrah multitasking dan kreatif yang dimiliki oleh para Gen Y membuat orang-orang yang ada dalam kelompok ini bisa menghasilkan uang tanpa harus bekerja di kantor. “Gen Y adalah mereka yang termasuk ke dalam technology dan internet savvy, tidak bisa lepas dari social media, facebook, twitter dan sebagainya. Dan jangan salah, jumlah follower dan teman yang berjumlah ratusan atau mungkin ribuan, justru bisa menjadi keunggulan tersendiri bagi mereka. Bukan tidak mungkin ada satu perusahaan yang tiba-tiba membayar seseorang dengan jumlah follower banyak hanya untuk mem-posting tweet tentang produk mereka. Awalnya, mereka pasti sama sekali tidak berpikir tentang uang yang akan didapat, tapi tanpa disadari justru itu merupakan keuntungan tersendiri untuk mereka,” Anung sedikit memberikan tips sukses untuk para Gen Y.
Gen X Gen Y_JanFeb2010 (1)
Gen Y, generasi yang tidak setia?
Mudah bosan dan cenderung suka mencari hal-hal baru, membuat para Gen Y sering berpindah ke tempat berbeda. Nggak setia pada satu kerjaan pun akhirnya melekat pada Gen Y. “Ada berbagai kemungkinan yang menyebabkan orang cepat bosan dengan pekerjaannya. Pertama, dia sebenarnya tidak tahu apa yang diinginkan sehingga setiap hal yang ia kerjakan tidak menimbulkan ketertarikan pada dirinya sendiri yang mengakibatkan ia selalu mencari. Kedua, ia sangat membutuhkan variasi dan harus mengalami perubahan setiap saat sehingga ia kurang menyukai sesuatu yang sifatnya “flat”. Ketiga, kurangnya fighting spirit dari dalam dirinya untuk mencoba bertahan dalam situasi tertentu sehingga dengan mudah memutuskan untuk mundur. Keempat, tidak sesuainya karakter pekerjaan dengan karakter orang tersebut. Dan masih banyak faktor lainnya yang memengaruhi. Untuk bisa tahu, sebaiknya cobalah untuk berdiskusi dan jujur pada diri sendiri,” ujar Alexander Sriewijono dalam satu kesempatan pada FIMELA.com
Anung pun setuju bahwa perusahaan memang harus memiliki trik tersendiri dalam menghadapi pekerja yang berasal dari Gen Y. “Dalam menghadapi Gen Y, kami harus bisa mengadaptasi organisasi kantor agar lebih fleksibel agar bisa diterima Gen Y. Karena umumnya Gen Y tidak suka terhadap sesuatu yang sangat kaku dan birokratik.” Anung menjelaskan.
career
Pekerjaan yang cocok untuk Gen Y
Selain dikenal sebagai “tukang selingkuh” dalam pekerjaan, Gen Y juga sesekali dikenal sebagai generasi yang suka “menggampangkan” satu pekerjaan. Lantas, apa posisi dan pekerjaan yang cocok untuk Gen Y? “Saya rasa tidak ada pekerjaan dan spesifikasi khusus untuk para Gen Y karena mereka sudah menyebar ke berbagai industri. Jadi, saya rasa mereka bisa membangun karier di semua bidang walaupun terkadang memang Gen Y lebih susah untuk fokus pada satu kegiatan karena pada dasarnya mereka multitasking,” Anung berpendapat.
Nah, Fimelova, itu adalah pandangan dari Gen X yang mewakili satu perusahaan dalam memandang Gen Y. Buat Fimelova yang termasuk kategori Gen Y, setuju dengan pendapat tersebut?
Source : Fimela.com

Kamis, 17 April 2014

Cara Merubah Mood Dari Negatif Menjadi Positif


Cara Merubah Mood Dari Negatif Menjadi Positif

Cara Merubah Mood Dari Negatif Menjadi Positif
Beberapa orang mudah sekali berubah mood-nya dalam seketika. Entah itu karena faktor hormon atau karena hal lain. Perubahan mood dari negatif ke positif, tidak akan menjadi soal. Hal itu sudah pasti meberi dampak baik bagi diri sendiri dan juga orang di sekitar. 
 
Namun lain halnya jika tiba-tiba mood 360 derajat berubah menjadi negatif. Tentu tidak hanya akan berpengaruh pada aktivitas yang akan anda lakukan selanjutnya, tapi juga pada keadaan dan orang di sekeliling Anda. 
 
Dilansir dari ketahuilah, Gretchen Rubin, penulis The Happiness Project, mengatakan, “Anda tak perlu merasa egois saat sedang ingin membahagiakan diri sendiri. Sebab penelitian menunjukkan, seseorang yang lebih bahagia memberikan manfaat baik bagi dirinya. Dan seseorang yang bahagia lebih mudah bergaul, disenangi banyak orang, sehat, dan produktif.”

Berikut beberapa cara mengembalikan mood yang hilang dalam 30 menit:

Mempelajari hal baru
Pilih subyek yang memancing rasa ingin tahu. Cobalah, manfaatkan 15 menit waktu Anda untuk mencari informasi di internet dan nikmatilah waktu tersebut untuk membacanya. Pergi mengunjungi toko buku juga bukanlah ide yang buruk. Belilah buku yang bisa memuaskan rasa ingin tahu. Pastikan memilih topik yang anda sukai dan menyenangkan, bukan topik yang anda butuhkan atau harus diketahui.

Tunjukkan bahwa anda bahagia dengan senyuman
Siapa yang ingin mendekati orang berwajah cemberut atau jutek? Tersenyumlah. Secara tidak anda sadari, senyuman daapt meningkatkan mood lho. Selain itu, wajah yang dihiasi senyuman memberikan kesan bahwa anda adalah orang yang bersahabat dan mudah bergaul.

Selamatkan hidup seseorang
anda tidak harus menjadi manusia super, kebal terhadapt api atau perluru untuk melakukannya. Mendonorkan darah menjadi salah satu cara yang mudah dilakukan. Santunan darah dari anda bisa menyelamatkan orang lain. Dan melakukan sesuatu yang berharga akan membuat anda merasa berharga.

Berbuat baiklah untuk orang lain
Saat teman meminta bantuan anda dalam mencari informasi tertentu, segera ambil kesempatan ini. Perkenalkan Ia dengan teman anda yang bisa membantunya mendapatkan informasi tersebut. Melakukan sesuatu yang berguna membuat anda lebih merasa positif.

Lakukan pekerjaan yang berbeda dari biasanya
Ciptakan suasana baru di rumah. Saat bosan dengan rutinitas, ciptakan kegiatan baru yang jarang atau tak pernah anda lakukan. Misalnya, merapikan isi lemari pakaian atau lemari buku, atau jika biasanya pekerjaan berbenah dapur sepenuhnya menjadi tanggung jawab pekerja rumah tangga, maka ambil alih sementara. Cukup 10 menit saja, lakukan pekerjaan asing yang jarang anda lakukan.

Singkirkan pekerjaan yang menyebalkan
Sementara waktu, tinggalkan semua jadwal atau tugas yang hanya akan memperburuk mood. Misalnya, masalah seputar asuransi yang harus anda selesaikan, membeli sejumlah kebutuhan yang memusingkan, atau menjadwalkan ulang janji bertemu seseorang untuk urusan tak menyenangkan yang tidak terlalu penting. Meninggalkan sejumlah tugas tak menyenangkan sementara waktu akan memberikan kesenangan yang bisa memperbaiki mood anda.

Berkomunikasi
Lakukan komunikasi dengan teman lama, melalui surat elektronik, atau apa pun fasilitas yang nyaman bagi anda. Atau, jalinlah hubungan dengan teman baru. Membangun ikatan emosi dengan orang lain membuat suasana hati lebih positif. anda tak hanya sedang memoles keramahan diri, tetapi juga membuat orang lain lebih ramah kepada anda. Dengan menjalin komunikasi, anda juga memperkuat emosi dan kehangatan persahabatan dengan orang lain. Hal ini akan membuat anda lebih merasa bahagia. 

Berjalan kaki di alam terbuka
Yup, udara segar dan pemandangan indah memang dapat menumbuhkan energi positif dalam diri anda. Jika anda tinggal di perkotaan, mungkin akan sulit mendapatkan hal itu. Namun, bukan berarti anda harus mengurung diri di kamar atau ruangan, sempatkanlah berjalan kaki di alam terbuka. Misalnya di taman kota atau mungkin berkeliling komplek perumahan. Sebab menurut sebuah menelitian, cahaya alami luar ruang menstimulasi otak yang bisa meningkatkan mood.

Pompa energi dengan meningkatkan aktivitas
Meningkatkan level aktivitas bisa dilakukan kapan saja. Saat menerima telepon misalnya, jangan hanya duduk diam. Berdirilah atau lakukan jalan kecil. Jika ada tangga, mengapa harus menggunakan elevator? Manfaatkan fasilitas yang bisa membantu anda memompa energi lebih kuat lagi. Atau, berjalanlah 10 menit di sela-sela waktu kerja.
So, bagaimana mood anda hari ini?

///Sumber: ////

Kamis, 03 April 2014

Orang Cerdas Lebih Mempercayai Orang Lain

Phsikologi

Orang Cerdas Lebih Mempercayai Orang Lain

Orang Cerdas Lebih Mempercayai Orang Lain
Apakah Anda cepat percaya kepada orang lain? Jika iya, mungkin Anda termasuk orang dengan tingkat inteligensia yang tinggi.
http://asalasah.blogspot.com/2014/04/orang-cerdas-lebih-mempercayai-orang.html
Orang cerdas lebih mampu menilai karakter dan 
cenderung berteman dengan orang yang setia.
Studi baru dari University of Oxford di Inggris mengatakan individu cerdas lebih mungkin percaya kepada orang lain, dibandingkan mereka yang kurang cerdas. Tim peneliti yang dipimpin Noah Carl, peneliti dari Department of Sociology di Oxford, mempublikasikan studi mereka dalam jurnal PLOS ONE.

Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis data General Social Survey (GSS)--survey pendapat masyarakat dengan sampel orang dewasa Amerika Serikat yang dilengkapi setiap satu hingga dua tahun, menurut medicalnewstoday.com, Minggu (16/3). Suvery berisi pertanyaan tentang karakteristik sosialekonomi partisipan, juga perilaku dan tindakan-tindakan sosial mereka.

Para peneliti mencatat data survey ini telah digunakan dalam riset sebelumnya untuk menilai kercayaan dan inteligensia secara umum. Tapi, studi baru ini yang pertama menggunakana data itu untuk menentukan hubungan antara keduanya.

Sebagai bagian dari survey, tingkat kecerdasan para peserta diukur dengan tes 10 kosa kata dan sebuah penilaian yang menetapkan bagaimana partisipan memahami dengan baik pertanyaan-pertanyaan dalam survey.

Handshake Researchers mengatakan orang-orang cerdas lebih mungkin percaya kepada orang lain karena mereka lebih mampu menilai karakter dan dapat mengindentifikasi orang-orang yang akan mengkhianati mereka.

Para peneliti menemukan peserta yang memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi lebih cenderung percaya kepada  orang lain, dibandingkan mereka dengan tingkat kecerdasan yang lebih rendah. Temuan ini disimpulkan setelah peneliti memasukkan karateristik sosialekonomi partisipan, termasuk status pernikahan, pendidikan, dan pendapatan.

Penjelasan pontensial dari temuan ini, menurut para peneliti, karena individu yang lebih cerdas lebih pintar menilai karakter. Jadi, mereka cenderung mengembangkan hubungan dengan orang-orang yang kurang mungkin mengkhianati mereka.

Orang-orang cerdas juga cenderung lebih baik dalam mempertimbangkan situasi, menurut para peneliti. Karenanya, mereka mampu mengidentifikasi insentif yang kuat dari pihak lain agar tetap tetap berpijak pada kesepakatan mereka.

Peneliti mengatakan perlu penelitian lebih lanjut untuk memperkuat bukti. Para peneliti mengatakan secara keseluruhan penelitian mereka memperlihatkan bahwa kepercayaan adalah sumber daya sosial yang berharga. Kepercayaan berperan dalam keberhasilan institusi sosial, seperti pasar keuangan dan sistem kesejahteraan dan kualitas yang “harus ditumbuhkan oleh pemerintah, kelompok agama dan kelompok masyarakat.”


Sumber : 

Jumat, 07 Maret 2014

Kekuatan Angka +1 (Persaingan pasti berkurang pada tahap yang lebih tinggi)

  

Kekuatan Angka +1 (Persaingan pasti berkurang pada tahap yang lebih tinggi)

Kekuatan Angka +1

“It’s never crowded along the extra mile. - Persaingan pasti berkurang pada tahap yang lebih tinggi.”
Wayne Dyer, CoAuthor of How to Get What You Really, Really, Really, Really Want
Angka 1 memiliki arti yang luar biasa. Walaupun angka terkecil (karena semua hitungan dimulai dari angka 1), tetapi angka 1 sangat besar artinya. Angka 1 dapat menggambarkan sesuatu yang tunggal dan unik karena tak tergantikan, misalnya kalau kita menyebut sesuatu hanya ada 1 di dunia. Angka 1 juga melambangkan banyak hal positif misalnya; kesatuan, kebersamaan, sang juara, dan lain sebagainya.
Tak heran jika angka 1 juga kerap digunakan dalam sebuah misi khusus dan istimewa, contoh ekspedisi ke luar angkasa pertama berawak dinamakan STS-1. KK Indonesia meluncurkan program kerja 2010 dinamakan KK-ONE. Contoh lain adalah kejuaraan balap mobil dunia menggunakan Formula 1, dan masih banyak contoh lain yang menggunakan angka 1 sebagai simbol keunggulan atau istimewa.
Dalam hal tindakan untuk mencapai tujuan positif entah dalam karir, bisnis, keluarga, kehidupan spiritual, sosial, intelektual, dan lain sebagainya, angka +1 juga penting. Coba saja tambahkan 1 tindakan positif setiap harinya, sesuai tujuan yang Anda maksud. Pasti suatu saat tambahan-tambahan 1 aktifitas positif & sederhana itu berdampak luar biasa dalam kehidupan Anda.
Saya mengambil satu contoh misalnya seorang distributor network marketing, agen asuransi atau pemasar lainnya. Jika ia rajin menambah 1 calon konsumen setiap hari, berarti ia akan mendapatkan tambahan 30 konsumen dalam satu bulan. Jumlah tersebut dapat bertambah, karena mungkin saja 30 calon konsumen tadi merekomendasikan calon konsumen lainnya.
Contoh lain yaitu seorang manajer sebuah kantor pemasaran yang membawahi 50 staf pemasar. Jika ia mengharuskan setiap staf menambah 1 konsumen setiap minggu, berarti jumlah konsumen akan bertambah 50 X 4 = 200 konsumen. Jika masing-masing konsumen membeli produk seharga 100 ribu rupiah, berarti omset perusahaan tersebut setiap bulan dapat meningkat 20 juta rupiah (200 X Rp. 100.000,-).
Tak berbeda jika Anda ingin meningkatkan produktifitas kerja. Coba Anda bekerja 1 jam lebih awal dan berhenti bekerja 1 jam lebih lambat. Jika dalam satu bulan masa kerja 25 hari, berarti produktifitas kerja Anda pasti lebih baik dengan tambahan 50 jam kerja per bulan.
Kalaupun Anda ingin menambah ilmu pengetahuan, tak ada salahnya menambah jatah waktu 1 jam per hari untuk membaca buku ilmu pengetahuan atau literatur bermanfaat lainnya atau belajar dari seminar, tentu jumlah buku dan seminar yang Anda ikuti juga bertambah. Dengan demikian, ilmu pengetahuan maupun ide-ide inspiratif yang Anda serap tentu untuk bekal agar hidup lebih sehat, kaya, dan bahagia juga tentu lebih banyak.
Dari segi motivasi pencapaian prestasi hidup atau keinginan untuk hidup lebih baik dan sukses, angka 1 juga dapat bermakna penting. Kalau Anda gagal, kemudian berusaha 1 kali lagi, dan begitu seterusnya maka angka +1 benar-benar memberi arti luar biasa. Karena dengan berusaha 1 kali lagi, berarti Anda memperbesar peluang kesuksesan. Jadi jangan remehkan kekuatan angka +1 karena bisa jadi akan membawa Anda mencapai kehidupan ideal yang Anda dambakan.
Angka +1 juga dapat menjadi kunci keharmonisan keluarga. Selain bekerja keras memenuhi kebutuhan keluarga, coba berikan tambahan 1 jam waktu untuk keluarga, tentu Anda menjadi lebih dekat dengan keluarga. Sehingga hubungan antar anggota keluarga menjadi lebih harmonis.
Berdasarkan contoh-contoh yang telah saya ungkapkan di atas, coba perhatikan bahwa angka +1 memiliki kekuatan yang luar biasa. Kunci dari kedahsyatan kekuatan angka +1 tersebut juga hanya 1 yaitu bersikap konsisten. Jadi walaupun hanya satu tindakan positif dalam satu hari tetapi jika dilakukan dengan konsisten atau terus menerus selama rentang waktu cukup lama, maka hasilnya akan benar-benar mengesankan.
Konsisten melakukan 1 hal penting dan bermanfaat setiap hari mungkin terasa sulit dilakukan. Tetapi saya memiliki beberapa tips agar Anda mampu selalu bersikap konsisten, yaitu;
  • Memiliki target yang jelas dan benar-benar ingin Anda dapatkan.
  • Tulislah target-target tersebut, bermanfaat meningkatkan komitmen melaksanakan hal-hal positif dalam kehidupan sehari-hari.
  • Bertindak dan berpikir lebih terfokus pada tujuan atau target-target yang ingin dicapai.
  • Disiplin mengerjakan seluruh perencanaan setiap hari.
  • Belajar dari setiap situasi, dan terus menyesuaikan serta memperbaiki diri.
  • Melakukan visualisasi, yaitu membayangkan bagaimana hasil yang akan Anda nikmati kelak jika berhasil.
  • Tidak berhenti berjuang sebelum sampai di tujuan yang ingin dicapai.
Angka +1 memang memiliki kekuatan yang luar biasa, membangun kehidupan menjadi lebih berkualitas dalam arti berhasil dalam kehidupan materi, berarti bagi diri sendiri dan orang lain, hidup bahagia dan penuh kedamaian. Tetapi kekuatan angka +1 tersebut hanya ada jika kita konsisten melakukan seluruh hal positif yang ditambahkan dalam aktifitas keseharian itu. Jika Anda semakin konsisten menambahkan dan melaksanakan 1 hal positif, semakin mudah Anda mendapat kehidupan ideal yang Anda dambakan.
* Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku Bestseller. 
Kunjungi websitenya di : www.andrewho-uol.com

Kamis, 23 Januari 2014

Obat Generik vs Obat Branded dan Paten (Pengertian agar tidak Menyesatkan)

Obat Generik vs Obat Paten

Perbedaan Obat Generik, Branded dan Paten

Obat Generik vs Obat Branded dan Paten
Obat paten dan obat generik? Sama atau beda khasiat dan kualitasnya? Mengapa yang satu harganya murah, dan mengapa yang satu mahal, bahkan bisa 10 kali lipatnya obat generik.. Pertanyaan-pertanyaan ini memang sering ditanyakan masyarakat. Dan dokter sendiri pun kadang bingung bagaimana menjawabnya. Masyarakat pun memiliki berbagai pendapat yang berbeda-beda.
  • Pernah suatu kali saya melihat sendiri seorang pasien yang tidak puas karena diberi oabt generik. Pasien tersebut kembali ke ruang praktek dan berkata ”Saya minta obat yang bagus”. Dan 
  • Pernah pula saya mendengar sendiri keluh kesah pasien yang diberi resep obat paten, kira-kira pasien tersebut berkata begini ”kan ada yang murah, kok diresepnya pilih yang mahal”.
3 persepsi salah tentang OGB
Pasien mempunyai hak untuk memilih resep generik atau paten, namun sebelum anda meilih, silahkan dicermati perbedaan keduanya.

  1. Obat Generik adalah Obat yang telah habis masa patennya dan dijual dengan nama resmi berdasarkan zat aktif yang dikandung di dalamnya. Contoh : Amoksisilin
  2. Obat Branded adalah Obat generik yang di beri nama dagang atau obat yang telah habis masa patennya dan diberi nama dagang. Contoh : Amoksan, Etamox,
  3. Obat Paten adalah Obat hasil riset dari perusahaan Farmasi yang masih dalam lisensi dan hak paten mereka. Sehingga untuk membuat generiknya harus mendapat izin dari perusahaan tersebut. Contoh : Cialis, Tamiflu
Perbedaan OGB dan OGM
Akan Kami Ulas Apa itu Obat GENERIK...?
Obat generik adalah obat yang telah habis masa patennya, sehingga dapat diproduksi oleh semua perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalti. 
Ada dua jenis obat generik, yaitu : 
  1. Obat generik bermerek dagang dan 
  2. Obat generik berlogo yang dipasarkan dengan merek kandungan zat aktifnya. 

Dalam obat generik bermerek, kandungan zat aktif itu diberi nama (merek). Zat aktif amoxicillin misalnya, oleh pabrik ”A” diberi merek ”inemicillin”, sedangkan pabrik ”B” memberi nama ”gatoticilin” dan seterusnya, sesuai keinginan pabrik obat. Dari berbagai merek tersebut, bahannya sama: amoxicillin.
Dari sisi zat aktifnya (komponen utama obat) , antara obat generik (baik berlogo maupun bermerek dagang), persis sama dengan obat paten. Namun Obat generik lebih murah dibanding obat yang dipatenkan.

Mutu obat generik tidak berbeda dengan obat paten karena bahan bakunya sama. Ibarat sebuah baju, fungsi dasarnya untuk melindungi tubuh dari sengatan matahari dan udara dingin. Hanya saja, modelnya beraneka ragam. Begitu pula dengan obat. Generik kemasannya dibuat biasa, karena yang terpenting bisa melindungi produk yang ada di dalamnya. Namun, yang bermerek dagang kemasannya dibuat lebih menarik dengan berbagai warna. Kemasan itulah yang membuat obat bermerek lebih mahal.

Obat Generik Berlogo
Obat Generik Berlogo (OGB) merupakan program Pemerintah Indonesia yang diluncurkan pada 1989 dengan tujuan memberikan alternatif obat bagi masyarakat, yang dengan kualitas terjamin, harga terjangkau, serta ketersediaan obat yang cukup.

Tujuan OGB diluncurkan untuk memberikan alternatif obat yang terjangkau dan berkualitas kepada masyarakat. 

Soal mutu, sudah tentu sesuai standar yang telah ditetapkan karena diawasi secara ketat oleh Pemerintah. Hanya bedanya dengan obat bermerek lain adalah OGB ini tidak ada biaya promosi, sehingga harganya sangat terjangkau dan mudah didapatkan masyarakat.

Awalnya, OGB diproduksi hanya oleh beberapa industri farmasi BUMN. Ketika OGB pertama kali diluncurkan, Departemen Kesehatan RI gencar melakukan sosialisasi OGB sampai ke desa-desa. 

Saat ini program sosialisasi ini masih berjalan walaupun tidak segencar seperti pada awal kelahiran OGB. Pada awalnya, produk OGB ini diproduksi untuk memenuhi kebutuhan obat institusi kesehatan pemerintah dan kemudian berkembang ke sektor swasta karena adanya permintaan dari masyarakat.

OGB mudah dikenali dari logo lingkaran hijau bergaris-garis putih dengan tulisan "Generik" di bagian tengah lingkaran. Logo tersebut menunjukan bahwa OGB telah lulus uji kualitas, khasiat dan keamanan sedangkan garis-garis putih menunjukkan OGB dapat digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat.

Mengenali obat generik
Logo resmi generik pada kemasan obat ini menunjukkan bahwa obat tersebut telah lulus uji kualitas, khasiat, dan keamanan sedangkan garis-garis putih menunjukkan obat generik dapat di gunakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Meskipun harga obat generik lebih murah tetapi itu tidak menurunkan kualitasnya. Jadi obat generik memiliki harga yang jauh lebih murah tetapi tetap berkualitas.
Beberapa pertanyaan yang sering muncul dan jawabannya
  • Apakah obat generik mempunyai khasiat yang sama dengan obat paten?.....= Ya, obat generik mempunyai khasiat yang sama dengan obat paten. Baik obat generik maupun obat paten mempunyai kandungan yang sama, dan keduanya mempunyai khasiat yang sama.
  • Apakah mutu obat generik sama dengan obat paten?.......= Sebelum menjawab pertanyaan ini saya ingin menegaskan satu hal. Obat Generik adalah obat yang bermutu tinggi dan telah melalui quality control yang sangat ketat. Obat generic adalah obat yang berkualitas.

Nah, masalah apakah obat paten lebih bermutu? Ada yang lebih bermutu, ada yang sama saja. Beberapa obat paten mempunyai teknologi yang mereka kembangkan sendiri dan sudah dipatenkan yang tidak terdapat pada obat generik. Misalnya saja Eritromisin generik tidak dikunyah, namun Erisanbe Chewable bisa dikunyah dan bagi beberapa orang cara ini lebih nyaman dan efektif. 

Beberapa obat paten juga memiliki teknologi untuk mengurangi bau obat yang mungkin bisa membual beberapa orang mual. Obat Paten tertentu juga memiliki sistem “pelepasan berkala” di mana obat akan larut perlahan-lahan, sehingga obat yang sebelumnya harus diminum 3 kali sehari bisa diminum satu kali saja pada pagi hari dengan tekhnologi “pelepasan berkala” ini
Mengapa harga obat generik lebih murah?
  1. Tidak terkena pajak
  2. Tidak menganggung biaya promosi
  3. Tidak menanggung biaya distribusi (ditanggung oleh pemerintah)
  4. Disubsidi, bahkan ada beberapa yang “dijual rugi”

Sebagaimana contoh penjelasan di atas, Natrium diklofenak 50 mg, para produsen obat yang memproduksinya menggunakan nama generik yang sama, yakni Natrium diklofenak dengan label generik. Tanpa promosi, tanpa upeti dan tanpa biaya-biaya non produksi lainnya. Harganya sudah ditetapkan, yakni HNA (Harga Netto Apotek) plus PPN = Rp 10.884,- berisi 50 tablet dan HET (Harga Eceran Tertinggi) = Rp 13.605,- sebagaimana diatur Kepmenkes No.HK.03.01/Menkes/146/I/2010. Artinya, harga per tablet Natrium diklofenak 50 mg gak akan lebih dari Rp 272,- per tablet, siapapun produsennya. Tidak bisa diotak-atik lagi.
 Itu sebabnya harga obat generik jauh lebih murah ketimbang obat generik bermerek.
Masih banyak pertanyaan serta opini seputar obat generik dan obat bermerek, terutama terkait kualitas dan harganya.
4 alasan OGB terjangkau
Bila Obat generik memang bagus, mengapa dokter lebih sering meresepkan obat paten? ......= Ada beberapa sebab, mari kita bahas satu-persatu
  1. Tidak semua obat sudah keluar versi generiknya : Pemerintah akan memberi kesempatan pada perusahaan farmasi untuk meraup untung demi menutup biaya riset mereka. Maka itu obat-obat baru kadang belum ada versi generiknya
  2. Obat Generik adalah obat bersubsidi, maka dari itu penggunaan subsidi ini harus disalurkan pada orang yang tepat pula.
  3. Efek placebo : Kadang pasien yang diberi obat generik tidak merasa puas karena pasien merasa “lebih mahal lebih baik”, atau “Ada rupa ada harga”. Maka itu kadang dokter lebih suka meresepkan obat paten
Kesimpulannya : Anda sebagai pasien mempunyai hak memilih natara generik dan paten. beritahukan pada dokter yang menjadi pilihan anda.
Pasar farmasi nasional
Market size Obat Generik Berlogo (OGB) di Indonesia, semakin besar dan meluas secara dinamis.

Hal ini didukung kebijakan pemerintah dalam penggunaan obat generik, seperti tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia HK.02.02/MenKes/068/1/2010 tentang kewajiban menggunakan obat generik di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah.

Kebijakan lain yang mengatur tentang obat generik adalah Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. HK.03.01/MenKes/159/1/2010 tentang pedoman pembiayaan dan pengawasan penggunaan obat generik di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah dan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. HK.03.01/MenKes/146/1/ 2010 tentang harga obat generik.

Selain Surat Keputusan Menteri Kesehatan mengenai kewajiban penggunaan obat generik di fasilitas kesehatan pemerintah, keputusan direksi rumah sakit juga berperan dalam penggunaan obat generik di rumah sakit tersebut dalam hal pemberian informasi yang benar dan tanpa henti dan berkelanjutan .
 "Selama ini beberapa golongan masyarakat masih memandang remeh obat generik. Padahal, obat generik sama ampuhnya dengan obat bermerek."

Menurutnya, hal yang harus dilakukan sebagai dokter adalah:
  • Memberikan pengetahuan dan edukasi terhadap pasien, mengenai apa itu obat generik dan apa itu obat paten. Dengan demikian, masyarakat menjadi yakin akan manfaat obat generik. Yang terpenting, dalam pembuatan obat adalah zat aktif yang dimililki obat tersebut. Antara obat generik berlogo dengan obat paten, sama kandungan zat aktifnya.
  • Harus memberikan penjelasan terhadap mutu dari obat generik

"Jika melihat dari sisi mutu, obat generik tidak berbeda dengan obat paten. Bahan baku yang digunakan sama, yang membedakan hanya kemasannya," kata dr. Priyanti. "Kemasan obat paten umumnya lebih mewah dan lebih menarik. ini yang kemudian menjadikan harga obat menjadi mahal," tambahnya. Obat paten maupun generik, keduanya melalui proses pembuatan obat dengan standar Cara Pembuatan Obat yang Baik. Tentunya sebelum dipasarkan, obat generik telah melalui uji bioavailabilitas dan bioekivalensi terlebih dulu.

Dari kesimpulan diatas bahwa harus lah kita bersama sama harus memberikan penyuluhan baik di media massa ,media cetak baik visual maupun non visual untuk memberikan arahan tentang dalam hal :

Manfaat Obat Generik – Bagi sebagian besar masyarakat, terkena sakit ibarat jatuh tertimpa tangga. Selain harus menderita sakit, mereka masih harus menanggung biaya pengobatan dan membeli obat yang harganya seringkali tidak terjangkau. Tak jarang, masyarakat yang tadinya mampu secara finansial jatuh miskin lantaran sakit yang dideritanya membutuhkan biaya obat tinggi.

Tingginya biaya obat menjadi permasalahan di semua negara di dunia. Hampir semua negara memberlakukan kebijakan penggunaan obat generik untuk menekan biaya obat, termasuk di Indonesia. Sejak 1989, pemerintah telah menggulirkan kebijakan Obat Generik Berlogo agar masyarakat mendapatkan obat yang bermutu, aman, dan efektif dengan harga yang terjangkau dan tercukupi jenis maupun jumlahnya.

Dinamakan Obat Generik Berlogo atau OGB karena obat ini berciri logo lingkaran hijau bergaris putih dengan tulisan “GENERIK” di bagian tengahnya. Obat ini diproduksi beberapa pabrik berbeda, terutama BUMN. Namun, namanya tetap sama, yaitu sesuai dengan nama kandungan zat aktif yang berkhasiat obat.

Namun demikian, sesungguhnya yang dimaksud obat generik ialah obat yang telah habis masa patennya. Obat yang masih berada dalam masa paten disebut obat paten atau obat originator. Obat paten hanya diproduksi oleh pabrik yang memiliki hak paten. Umumnya dijual dengan harga yang sangat tinggi, karena tidak ada kompetisi. Hal ini biasanya untuk menutupi biaya penelitian dan pengembangan obat tersebut, serta biaya promosi yang tidak sedikit.
Setelah habis masa patennya, obat tersebut dapat diproduksi semua industri farmasi. Setiap pabrik memberi nama sendiri sebagai merek dagang. Obat ini di Indonesia dikenal dengan nama obat generik bermerek atau branded generik.

Tidak berbeda
Sampai saat ini, masyarakat masih sering keliru menyebut obat generik bermerek sebagai obat paten. Padahal, jenis obat paten yang beredar kurang dari 10 persen. Selebihnya merupakan obat generik, baik dengan merek dagang maupun dengan nama kandungan zat aktifnya (lebih sering disebut sebagai obat generik saja).

Pada prinsipnya, tidak ada perbedaan dalam hal mutu, khasiat, dan keamanan antara obat generik dengan obat bermerek, maupun obat paten dengan kandungan zat aktif yang sama. Pasalnya, produksi obat generik juga menerapkan Cara Produksi Obat yang Baik, seperti halnya obat bermerek maupun obat paten. Selain itu, untuk zat aktif tertentu, pemerintah mempersyaratkan uji bioavailabilitas dan bioekuivalensi obat generik untuk menyetarakan khasiatnya dengan obat originatornya.

Obat generik harganya jauh lebih murah dari originatornya karena tidak ada biaya penelitian dan pengembangan, studi-studi klinis maupun promosi yang menyebabkan harga obat paten sangat tinggi.
Masyarakat maupun tenaga kesehatan tidak perlu meragukan mutu obat generik, karena harganya yang murah. Anggapan bahwa obat generik adalah obat orang miskin tidaklah benar.

Dokter di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah wajib menuliskan resep obat generik bagi semua pasien sesuai indikasi medis. Fasilitas pelayanan kesehatan pun wajib menyediakan obat generik, sehingga obat generik dijamin ketersediaannya dalam jumlah dan jenis yang cukup.

Selain itu, pemerintah juga menyusun Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN) yang menjadi acuan bagi semua fasilitas pelayanan kesehatan. Obat esensial merupakan obat terpilih yang paling dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan, sehingga obat esensial generik harus tersedia. Dalam DOEN, dipilih obat-obat yang telah terbukti khasiat dan keamanannya hingga saat ini dengan harga yang terjangkau.
Perlu Edukasi
generikHarga sebagian obat generik belakangan memang mengalami sedikit kenaikan. Namun, harganya masih tetap jauh lebih rendah dibandingkan harga obat generik bermerek maupun paten dengan kandungan zat aktif yang sama, sehingga obat generik merupakan pilihan terbaik untuk mendapatkan obat yang efektif dengan harga yang sesuai dan efisien.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang menganggap obat generik sebagai obat kelas dua dan cenderung meragukan kualitasnya. Masyarakat atau pasien cenderung tidak bertanya mengenai obat yang diresepkan, di samping kurangnya informasi dari tenaga kesehatan baik dokter penulis resep maupun tenaga kefarmasian di apotik.

Padahal, jika masyarakat mengenal dengan baik mengenai manfaat dan kelebihan obat generik, maka masyarakat sendiri yang diuntungkan karena memperoleh obat bermutu dengan harga terjangkau.
Untuk itu, baik dokter maupun tenaga kefarmasian hendaknya melakukan edukasi dan memberikan informasi yang lengkap dan dibutuhkan kepada masyarakat. 

Sehingga masyarakat sebagai penerima manfaat dapat menyejahterakan dirinya dengan memperoleh kesehatan yang berkualitas namun terjangkau.

disarikan dari berbagai sumber :////
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...